Pengalaman Pribadi Mengenai Sikap Ikhlas Dan Sabar

 

Menurut saya sikap ikhlas dan sabar adalah hal yang paling penting dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Dari pengalaman saya dalam menghadapi kehidupan sehari-hari contohnya saat menghadapi dalam melaksanakan tugas yang diberikan dosen, dan juga saat menghadapi kedua orang tua saya. Dalam melaksanakan tugas, sabar adalah hal yang paling utama, karena kalau kita tidak sabar suatu proses yang kita jalani itu cman berhenti ditengah jalan atau tidak selesai. Dalam melaksanakan tugas , ikhlas juga hal yang paling penting karena apabila kita ikhlas dalam melaksanakan tugas maka dengan sendirinya tugas tersebut akan menjadi lebih mudah.

 

Apabila kita tidak sabar dalam menghadapi apapun maka dapat menimbulkan amarah yang berlebihan sehingga itu akan mengganggu mood kita dalam mengerjakan sesuatu. Pengalaman saya tentang sabar juga pernah saya alami saat menunggu janji dari orang-orang yang melakukan janji dengan saya sendiri. Pada saat mereka berjanji itu saya percaya seratus persen pada mereka kalau mereka akan menepati janji mereka, dengan waktu yang sudah ditentukan. Tapi pada saat mereka tidak menepati janji secara tidak sengaja mereka akan mengurangi kepercayaan saya menjadi nol persen.

 

Kemudian sikap ikhlas menurut saya hal yang paling pokok, karena tanpa sikap ikhlas kita pasti akan berat melaksanakan suatu kegiatan atau tugas yang telah diterima. Contohnya pada pengalaman saya yaitu ikhlas menerima jabatan apa yang saya terima waktu di paduan suara dulu. Saya sebenarnya tidak menyukai jabatan tersebut karena tanggung jawabnya terlalu besar dan mereka biasanya mengannggap rendah jabatan itu karena selalu disuruh-suruh. Kalau bukan karena rasa ikhlas saya tidak akan menerima jabatan itu, karena mereka cuman tau menyuruh tetapi mereka tidak bisa mengurus itu sendiri itu yang membuat saya menjadi tidak mau menerima jabatan itu, dan secara tidak sengaja saya sudah bersikap sabar juga.

 

Oleh karena itu sikap sabar dan ikhlas itu sangat berhubungan erat. karena apabila kita cuman mengandalkan sikap sabar dan tanpa sikap ikhlas kita tidak akan bisa menghasilkan produktivitas individu kita. Begitu juga dengan sikap sabar, apabila kita cuman mengandalkan sikap ikhlas  dan tanpa sikap sabar pasti saya tidak akan bisa bertahan lama baik itu dalam organisasi atau dalam melaksanakan tugas atau kegiatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s